|
TUGAS II MANAJEMEN SUMBER
DAYA MANUSIA
NAMA :
GUNAWAN
NIM : 131113050
|
Ada beberapa perkembangan baru dalam
manajemen personalia dan sumber daya
manusia dianggap penting, yaitu :
a. Keterbukaan
Dalam kegiatan-kegiatan personalia,
seperti kemungkinan karyawan untuk melihat file personalia, partisipasi
karyawan dalam pengambilan keputusan yang menyangkut kondisi kerja, dan
pengumuman lowongan kerja.
b. Produktivitas
Pengenalan program-program
personalia dan sumber daya manusia untuk meningkatkan produktivitas dan
kualitas kehidupan kerja (quality of work life) tanpa menunggu
permintaan manajemen puncak.
c. Orientasi sistem
Diagnosis dan penilaian berbagai
perkembangan dan krisis yang terjadi di luar maupun di dalam organisasi (tetapi
di luar departemen personalia), dan dampaknya terdapat organisasi dan
efektifitas pengelolaan sumber daya manusia.
d. Penilaian efektivitas manajemen sumber daya manusia
Manajemen sumber daya manusia sering
dipandang tidak vital untuk organisasi, karena ketidakmampuannya “memperagakan”
efektivitasnya, departemen personalia gagal untuk menunjukan apa yang
dilakukannya, terutama seberpa banyak kontribusi dan peranannya dalam
pencapaian tujuan-tujuan strategi organisasi. Menyadari hal ini, para manajer
personalia mulai tergerak menyajikan efektifitas kerja mereka, seperti yang
dilakukan para manajer itu, dengan melakukan perhitungan biaya dan manfaat.
Selanjutnya, melalui pembandingan biaya dan manfaat berbagai kegiatan, mereka
dapat menunjukan efektivitas kerja mereka. Jadi, efektivitas sumber daya
manusia diukur dengan penentuan kinerja biaya dan manfaat yang tepat dan
relevan.
e. Keterlibatan strategi
Keterlibatan departemen personalia
yang relatif terbatas dalam kegiatan-kegiatan strategi organisasi merupakan
kasus wajar yang dijumpai dalam praktek. Departemen personalia hanya dipandang
sebagai penyedia jasa dari departemen-departemen lain. Bukan merupakan hal aneh
bila seorang manajer sumber daya manusia kemudian hanya berkepentingan dengan
pembuatan rencana-rencana penyusunan personalia, penyelenggaraan berbagai
program latihan, pelaksanaan kegiatan penilaian prestasi kerja karyawan, dan
penyimpanan dokumen-dokumen dan catatan-catatan personalia. Akibatnya, manajer
sumber daya manusia hanya menangani kebutuhan-kebutuhan sumber daya manusia
operasional dan manajerial jangka pendek, dan rutin. Mereka jarang terlibat
dengan nasalah efektivitas organisasi dan program-program perncanaan strategi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar